Keliling Jakarta

Akhir-akhir ini saya kedatangan banyak teman dari luar negeri yang berkunjung ke Jakarta, Indonesia. Dan sering kali mereka mengatakan, “Ayo Diva, ajak aku jalan-jalan!” atau sekadar bertanya, “Asiknya ke mana ya, Diva?” Sungguh, mulanya aku bingung, karena biasanya orang-orang Jakarta ‘berlibur’ ke Mal atau nongkrong di kafe -_- sangat engga banget untuk turis.

Biasanya saya akan mulai dengan menanyakan apa yang menarik hati mereka. Apakah lukisan, sejarah, alam, atau seni tari. Dari pengalaman-pengalaman saya mengajak para turis itu sightseeing, berikut merupakan beberapa tempat yang layak dikunjungi turis selama di Jakarta.

Day 1

  1. Museum Nasional / Museum Gajah

Museum ini terletak di seberang Monumen Nasional (MONAS), di deretan kantor pusat Radio Republik Indonesia (RRI). Di museum ini terdapat arca-arca, miniatur rumah adat Indonesia, alat musik tradisional Indonesia, dan masih banyak lainnya. Museum ini benar-benar mengulas lengkap mengenai Indonesia, sejak zaman megalithikum hingga kini. So, if you wanna know more about Indonesia, this is the place. Harga tiket masuk museum ini 5.000 rupiah untuk turis lokal dan 15.000 rupiah untuk turis luar negeri. Buka pukul 08.00 dan tutup pukul 17.00 (kalau tidak salah).

  1. Monumen Nasional (MONAS)

Monumen ini berada di titik 0 Jakarta. Di bagian atas monumen ini terdapat emas murni berbentuk ice cream cone just like mcd/kfc/burgerking ice cream (I don’t know how to explain it, literally). Namun, untuk dapat naik ke bagian atas monumen ini, biasanya Anda harus mengantri sangat panjang. Dan saya kurang tahu jam buka tutupnya. Maafkan.

Monumen ini indah untuk dikunjungi pada pagi dan malam hari. Pada pagi hari, Anda bisa naik ke puncaknya untuk melihat Jakarta dari ketinggian entah berapa ratus meter. Dan pada malam hari, Monas begitu indah ditembak dengan lampu-lampu.

Anda juga harus mencoba Kerak Telor seharga Rp 15.000 dan Ketoprak seharga Rp 20.000 di kantin Monas.

1011166_10201626347006365_305316898_n1013426_10201626171201970_161113444_n1044938_10201626108560404_1301149048_n6950_10201626094400050_601614613_n

  1. Galeri Nasional

Galeri lukisan dan modern art ini terletak di seberang Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Untuk memasuki galeri ini tidak dikenakan biaya. Buka pukul 09.00 hingga 16.00 WIB (kalau tidak salah). Baiknya, Anda ke sana jika sedang ada acara atau pameran, karena galeri tetapnya hanya menampilkan sekitar 60 – 100 karya. Dan karya-karya tersebut sangat menarik!

  1. Blok M Square (only at night)

Kawasan Blok M Square sangat menarik untuk dikunjungi. Di kawasan ini terdapat kafe Filosofi Kopi yang sangat terkenal (pemiliknya yang kadang juga berada di kafe ini). Dan di kawasan ini juga terdapat banyak bar Jepang, jadi jangan heran jika malam hari banyak “perempuan-perempuan” dan om-om Jepang.

Namun yang menarik bagi saya adalah lesehannya. Di lesehan Blok M Square, Anda bisa mencoba berbagai makanan dan minuman tradisional Indonesia. Biasanya, saya akan mengajak teman-teman mancanegara saya untuk duduk di lesehan Bu Gendut dan biarkan mereka memilih makanan. Ada opor ayam, jengkol, petai, sate usus, dan masih banyak lagi. Di seberang Bu Gendut terdapat angkringan yang menjual Wedang Uwuh dan Ronde. Saya selalu menyarankan para turis untuk mencoba dua hal tersebut. Lesehan ini buka pukul 18.30 – 03.00 WIB.

12932815_10206274580447819_2421042488067840771_n

Day 2 

  1. Kota Tua

Di siang hari, kota tua menawarkan jajaran gedung tua yang bagus untuk dipotret bersama sepeda ontel. Anda bisa menyewa ontel dan topinya seharga Rp 20.000 untuk satu jam.

Di kawasan ini juga terdapat banyak museum yang bisa Anda kunjungi. Saya akan bahas satu per satu pada poin 6, 7, dan 8. Setelah mengunjungi tiga museum tersebut, Anda bisa nongkrong di salah satu kafe di kawasan tersebut.

Terdapat banyak kafe tua yang menarik di tempat ini, meski yang terkenal adalah Kafe Batavia karena arsitekturnya sangat menawan (dan harga makanan serta minuman di sana juga termasuk mahal). Namun di seberang Kafe Batavia banyak kafe kecil nan otentik yang layak dijadikan tempat nongkrong di malam hari. Harga bir di kafe-kafe ini pun termasuk murah menurut saya.

Berikut adalah foto-foto ketika saya ada acara di Kafe Batavia. Maaf hanya sedikit, waktu itu sibuk woro-woro sana-sini.

10613098_1466747806942634_6308243725275665731_n10606127_1465728020377946_1665277328861685968_n10576991_1466746820276066_8702362575342388414_n10559962_1465725970378151_5082091020984004848_n

  1. Museum Wayang

Bagi saya, museum ini sangat angker karena telah berdiri sejak 1640, jadi bisa Anda bayangkan betapa tua dan khas Belanda sangat terasa pada arsitektur gedung tersebut. Terdapat berbagai jenis wayang yang sangat indah untuk dilihat dan tiap hari tertentu terdapat penampilan wayang. Setahu saya museum ini buka pukul 09.00 – 15.00 WIB.

  1. Museum Fatahilah

Mirip seperti Museum Indonesia, namun lebih fokus mengenai sejarah Jakarta. Ingat, Jakarta sudah berdiri ratusan tahun sebelum Indonesia merdeka, jadi ada lebih banyak peninggalan yang dapat dilihat. Setahu saya museum ini buka pukul 09.00 – 15.00 WIB.

  1. Museum Bank Indonesia

Anda akan merasa sangat kaya jika berkunjung ke museum ini, karena banyak emas di dalamnya! Haha. Museum ini menampilkan dan mempertontonkan uang-uang Republik Indonesia sejak awal merdeka hingga kini. Harga tiket masuk sekitar Rp 3.000 – Rp 5.000 (saya agak lupa karena terakhir ke sana 4 tahun yang lalu). Buka pukul 09.00 – 15.00 WIB.

Day 3

  1. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

I can’t describe how beautiful this place is. Terdapat rumah-rumah adat dari seluruh provinsi di Inonesia yang bisa Anda lihat dalamnya. Dan di dalamnya terdapat pakaian-pakaian adat dan hal-hal khas lainnya seperti belati, kapal, dan busur khas daerah masing-masing.

Biasanya setiap hari Minggu terdapat pertunjukan di tiap anjungan (rumah adat). Jadi saran saya, Anda kunjungi TMII pada hari Minggu dan di antara pukul 08.00 – 14.00 WIB. Baiknya Anda membawa kendaraan pribadi untuk berkeliling taman yang sangat luas ini.

  1. Kebun Binatang Ragunan

Tiket masuk kebun binatang yang terletak di Jakarta Selatan ini sekitar Rp 3.000 – Rp 5.000. Saran, jangan ke tempat ini pada siang hari (baiknya pagi atau sore), dan bawalah banyak bekal minum.

  1. Social Haus

Sebenarnya tempat ini merupakan kafe atau club di Grand Indonesia. Tapi tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi pada malam hari karena Anda bisa melihat indahnya Bundaran HI dan Jakarta dari atas pada malam hari. Meski harga minuman di sini tentunya lebih mahal jika dibandingkan dengan kafe-kafe di Kota Tua.

12049652_10206274580167812_7720411562045725270_n

Semoga rekapan saya ini membantu Anda menikmati wisata di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *