Celoteh

Review Aplikasi Chatting

Sejarah penggunaan dan review aplikasi komunikasi digital khususnya chatting.

Internet sudah ada semenjak saya lahir. Bisa dibilang saya adalah bagian dari digital native, alias orang-orang yang sejak lahir sudah mengenal internet.

Digital native menganggap internet sebagai bagian dari hidupnya yang selalu ada. Pembedaan digital native dan digital immigrant pertama kali diperkenalkan oleh Marc Prensky pada 2001 dalam artikelnya berjudul Digital Natives, Digital Immigrants yang dapat diunduh di sini.

Sebagai digital native, saya menggunakan berbagai macam platform komunikasi digital antar pribadi maupun grup semenjak saya duduk di sekolah dasar (SD).

Sejarah penggunaan platform chat

Saya ingat sekali saya memiliki email yahoo sewaktu berusia 6 tahun alias kelas 2 SD (2002). Kemudian mencoba menggunakan mIRC ketika kelas 4 SD (2004). Saya juga aktif mencoba dan menggunakan Yahoo Messenger, mig33, Windows Live Messenger atau biasa disebut MSN, Skype, dan e-buddy hingga saya SMP.

Memasuki pertengahan SMP circa 2008, hits lah Twitter, Facebook, dan Blackberry Messenger (BBM). Saya juga turut mencoba tiga hal tersebut sembari masih menggunakan e-buddy. Namun karena Twitter pun memiliki fitur Direct Messenger dan Facebook mengembangkan messenger miliknya, akhirnya e-buddy saya tidak berguna lagi.

Ketika pertengahan SMA sekitar 2010-2011, BBM mulai surut kepopulerannya dikalahkan oleh LINE. Dan ketika masa kuliah S1 (2012-2016), saya aktif menggunakan LINE, whatsaap, Google Hangouts, dan Facebook Messenger.

Memasuki awal 2016, dikarenakan saya bekerja di PANDI dan di sana diwajibkan menggunakan Telegram, maka saya install aplikasi tersebut di perangkat-perangkat saya; dan terus saya gunakan hingga kini. Beberapa bulan lalu saya mencoba menggunakan Pesankita dan Signal.

Wow! sembari menulis dan nostalgia, baru menyadari ternyata saya menggunakan banyak platform komunikasi digital, ya.

Sayangnya, karena saya sudah agak lupa pengalaman saya menggunakan aplikasi-aplikasi yang sudah punah (atau akan punah?) dan tidak lagi saya gunakan, maka saya hanya akan me-review aplikasi-aplikasi yang masih saya gunakan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *