Internship Tabloid NOVA, Portfolio, Portfolio Writing, Sarjana, semester 7

Program Perpuseru Membuahkan Hasil Positif

JAKARTA – Kamis (17/9), visi tim Perpuseru untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan menciptakan perubahan sosial yang positif melalui transformasi perpustakaan umum mulai terwujud. Beberapa pemuda yang mendapat pelatihan dan bimbingan dari tim gabungan antara Cocacola Foundation Indonesia dengan Bill and Melinda Gates Foundation ini mulai menunjukkan hasil yang positif.

 

Salah satunya ialah Wahyu Widodo. Pemuda kelahiran Wonorejo, Sragen, ini merupakan salah satu bukti nyata suksesnya program yang telah diadakan sejak 2011 lalu. Bermula dari perbincangan dengan pamannya mengenai bibit jahe merah, Wahyu tertarik untuk mencari tahu mengenai bisnis bibit jahe tersebut. Namun sarana dan prasarana informasi di desanya tidak memadai, maka ia harus pergi ke perpustakaan di kota yang berjarak 9 km dari rumahnya. Di perpustakaan ini lah ia berkenalan dengan program perpuseru, “Saya pertamanya diajarin browsing, terus dikasih liat video motivasi gitu orang-orang sukses, terus didampingi,” ujarnya.

 

Dengan modal empat ratus ribu rupiah, Wahyu memulai usaha pertamanya. Tak sampai sebulan, semua bibit yang ia tanam mati, “Wah itu sulit sekali mbak, mana udah susah minta uang ke orang tua. Modal saya tinggal 50 ribu waktu itu.” Dengan modal pas-pasan, ia mencari tahu penyebab mengapa bibitnya mati dan memelajari teknik penanaman bibit di internet yang ia dapatkan di perpustakaan. Kini, di usianya yang baru menginjak 19 tahun, omset kotornya telah mencapai 4 hingga 10 juta rupiah per-bulan. Bahkan ia mulai berkuliah di Univesitas Muhammadiyah Jogjakarta dengan uang hasil jerih payahnya sendiri. “Sekarang usaha saya banyak, engga cuma jahe merah, saya juga jual jahe gajah, jahe emprit, polybag, dan pupuk.”

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *