TravelogDiva

Menyusuri Kota Pempek, Palembang 2018

Ada dua hal yang saya incar ketika jalan-jalan ke Palembang, yakni menyusuri tempat-tempat bersejarah di Palembang dan mencoba semua merk Pempek yang ada.

Mari cerita hal termudahnya dulu, yakni mencoba semua merk Pempek.

 

Pempek

Saya penasaran apa yang membuat tiap merk ini memiliki pangsa pasarnya masing-masing. Karena tiap kali saya tanya ke teman-teman saya yang asli Palembang, “Pempek mana yang paling enak?” mereka akan memberikan jawaban yang berbeda-beda.

 

1. Pempek Vico

Enam teman saya menitip dibelikan pempek merk Vico ketika tahu saya akan pergi ke Palembang. Sayangnya, ketika saya ke sana sedang renovasi dan tidak menerima pesanan sama sekali.

2. Pempek Candy

Nah, ini cabangnya ada banyak di Palembang.

Bumbu pempeknya sangat enak. Tidak terlalu banyak cuka, jadi tidak terlalu asam dan aman untuk penderita penyakit lambung seperti saya hehehe.

Pempeknya digoreng. Tak seperti merk Beringin.

Harganya murah.

 

3. Pempek Beringin

Saya mencoba merk ini di bandara Palembang, dekat ruang tunggu.

Saya kaget ternyata pempeknya hanya dikukus, tidak digoreng.

Rasanya… amis.

Dan ada satu yang isinya rebung manis, kurang cocok dengan lidah saya.

Bumbunya lebih pedas dibanding Candy.

 

4. Pempek Marchya

Mungkin ini yang paling kurang hits dibanding yang lain.

Saya pun nemu ini karena dekat dengan hotel tempat saya menginap.

Rasa cukanya lebih pedas dibanding Candy.

Harganya murah!

Dan gorengnya bisa sampai kering crispy.

 

Lokasi Wisata

Pempek memang keunggulan Palembang, tapi banyak tempat indah dan penuh sejarah di sini. Karena Palembang merupakan pusat Kerajaan Sriwijaya, tentu banyak barang peninggalan berharga di museum-museumnya.

 Pertama, saya pergi ke Museum Negeri Balaputera Dewa

Museum ini memiliki beberapa gedung.

Ada juga contoh rumah-rumah adat di Palembang.

Biaya masuknya murah, kalau tidak salah Rp 2.000

Kemudian saya ke Masjid Chengho

Well, Masjid Chengho di sini tidak semegah yang saya bayangkan. Saya kira setidaknya akan sebesar Klenteng Chengho di Semarang.

Tapi uniknya di sini nuansanya Pinky sekali~

 

Dan pastinya Jembatan Ampera

Jembatan paling hits di Palembang. Memang indah dilihat di malam hari.

Spot foto paling asik adalah di kafe-kafe dekat jembatan. Saya lupa nama tempatnya… tapi yang pasti saya foto di dekat J.Co hehehe.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *