From Nothing to Something

Perkenalkan nama saya Svaradiva Anurdea Devi, kalian bisa memanggil saya Diva ataupun Dea. Saya mahasiswa Multimedia Journalism, Ilmu Komunikasi, Universitas Multimedia Nusantara milik Kompas Gramedia Grup.

Saya sudah semester 3, yang mana berarti saya sudah mengambil penjurusan, dan saya memilih Multimedia Journalism karena tidak hanya belajar Jurnalistik, namun saya juga mendapatkan ilmu broadcast.

Salah satu mata kuliah yang saya ambil ialah Videography yang diajarkan oleh Reza Oktavian atau biasa dipanggil Reo. Beliau merupakan wartawan senior yang saya hormati. Beliau lebih senang mengajar dengan metode sharing kepada saya dan teman-teman, hal ini lah yang membuat kami amat terbuka kepadanya dan lebih kreatif ehehe :p

Satu minggu sebelum UTS, Pak Reo menyuruh kami untuk mengerjakan 2 video, 1 video tugas kelompok dan 1 lagi video UTS (individu). Dua-duanya bertema ‘From Nothing to Something’, tentu interpretasi setiap orang berbeda akan hal itu, dan syukur Pak Reo merupakan orang yang terbuka terhadap pendapat orang lain.

Saya berkesempatan untuk menjadi satu kelompok dengan Prahara Galih Kusumawardhana dan Thesar Metta Mulyana. Awalnya kami bertiga bingung ingin membuat video seperti apa, karena kami mendengar teman-teman kami telah merencanakan membuat video yang sangat hebat.

Lalu saya berpikir, bagaimana jika kami membuat video yang menyentuh hati penonton? Thesar pun memberikan ide untuk mengambil cerita tentang seorang cleaning service yang sering kali diremehkan oleh banyak orang dan kemudian saya kembangkan menjadi sebuah cerita pendek. Galih sangat membantu dalam hal mengambil gambar dan memberikan masukan mana yang sebaiknya dimasukkan ke dalam video dan tidak.

“You are never meant nothing. You are always meant something to someone at someplace in this world. -Svaradiva”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *