3 Film Romantis Berdasarkan Kisah Nyata

“Cinta sejati tuh cuma ada di film.”

“Cinta pada pandangan pertama juga cuma ada di film-film.”

“Ah, lo ngapain sih percaya kisah cinta di film-film? Itu kan cuma fantasi!”

Sudah berapa kali kamu mendengar orang-orang berkomentar seperti itu dalam kehidupan nyata?

Tidak semua kisah cinta di film ataupun film romantis tuh bohongan, lho. Kalo kamu googling, ada lebih dari sepuluh kisah nyata percintaan yang diangkat menjadi film.

Berikut adalah tiga film romantis berdasarkan kisah nyata yang menurut penulis merupakan kisah cinta paling terkenal dan akan selalu dikenang.

1. Titanic

titanic

Siapa sih yang tidak tahu Titanic? Kisah cinta mengharukan yang bercerita mengenai Jack dan Rose, dua penumpang kapal megah Titanic yang berangkat dari Southhampton menuju New York.

Bisa dibilang, kisah cinta antara Jack dan Rose ini merupakan gabungan antara cinta pada pandangan pertama dan kisah cinta semalam. Sedikit sekali waktu yang mereka habiskan bersama. Tak hanya itu, Rose berasal dari keluarga kaya dan terpandang, sementara Jack hanya seorang pemuda biasa yang dapat naik Titanic hanya karena menang perjudian. Namun cinta tumbuh dengan begitu cepatnya diantara mereka berdua.

Sayangnya, kisah cinta mereka harus berakhir tragis karena Titanic menabrak iceberg dan tenggelam di Samudra Atlantik Utara, dekat perairan Canada.

Jack: “Winning that ticket, Rose, was the best thing that ever happened to me… it brought me to you. And I’m thankful for that, Rose. I’m thankful. You must do me this honor. Promise me you’ll survive. That you won’t give up, no matter what happens, no matter how hopeless. Promise me now, Rose, and never let go of that promise.

Rose: “A woman’s heart is a deep ocean of secrets. But now you know there was a man named Jack Dawson and that he saved me… in every way that a person can be saved. I don’t even have a picture of him. He exists now… only in my memory.

2. Becoming Jane

images

Kalian tahu novel dan film “Pride and Prejudice“? Nah, film ini bercerita mengenai kisah nyata penulis novel tersebut, Jane Austen. Film ini menceritakan kisah kasih tak sampai Jane Austen dengan Tom Lefroy. Mulanya, ibunda Jane mulai menjodohkan Jane dengan laki-laki dari kalangan terpandang namun Jane tak menyukainya. Padahal lelaki ini bukan hanya dari keluarga terpandang, tapi juga baik hatinya. Sayangnya lelaki ini kurang pintar dan obrolannya kurang nyambung dengan Jane. Beberapa orang yang dekat dengan Jane pun memberikan nasihat agar Jane menikahinya meskipun tak mencintainya, karena setidaknya harta lelaki itu kelak dapat menghidupi Jane. Tetapi Jane punya prinsip yang kuat, ia tak mau menikah hanya berdasarkan status dan harta. Hingga akhirnya ia dan Tom merencanakan kawin lari. Namun di tengah pelarian mereka, Jane berubah pikiran. Ia tak mau membuat Tom repot dan tak tega meninggalkan keluarganya.

Kisah cinta ini tak hanya menunjukkan bahwa cinta sejati benar adanya, namun juga memberitahu bahwa cinta tak harus memiliki.

Jane Austen: “Could I really have this?”

Tom Lefroy: “What, precisely?”

Jane Austen: “You.”

Tom Lefroy: “Me, how?”

Jane Austen: “This life with you.”

Tom Lefroy: “Yes”

Tom Lefroy: “I have no money, no property, I am entirely dependent upon that bizarre old lunatic, my uncle. I cannot yet offer marriage, but you must know what I feel. Jane, I’m yours. God, I’m yours. I’m yours, heart and soul. Much good that is.”

3. The Vow

The-Vow-Wallpapers-the-vow-29264062-1600-1200

Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata pasangan suami istri Kim dan Krickitt Carpenter, namun dalam film ini nama kedua orang tersebut diubah menjadi Leo dan Paige Collins.

Pernahkah kamu membayangkan ketika menikah kelak, pasanganmu terkena kecelakaan dan hal tersebut membuat ia amnesia? Hal ini lah yang dialami oleh pasangan Leo dan Paige Collins. Film ini menceritakan perjuangan Leo dalam mengembalikan ingatan Paige mengenai kehidupan dan pernikahan mereka. Kejadian yang paling tak disangka dalam film ini adalah Leo dan Paige bercerai. Namun hal itu tak mengurungkan cinta Leo untuk Paige. Di akhir film ini pun diberitahu bahwa Leo dan Paige menikah kembali, meskipun ingatan Paige tetap hilang, namun cinta di antara mereka berdua tetap ada.

Paige: “I vow to help you love life, to always hold you with tenderness, to have the patience that love demands, to speak when words are needed, and to share the silence when they are not, to agree to disagree about red velvet cake, to live within the warmth of your heart, and always call it home.”

Leo: “I vow to fiercely love you in all your forms, now and forever. I promise to never forget that this is a once in a lifetime love.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *